Posts Tagged ‘jakarta’

New Habit because Nguping Jakarta

Tuesday, October 21st, 2008

Because of Nguping Jakarta, I have five new habits :

  1. Listen to other people conversations, hoping something funny come up that i can send Nguping Jakarta.
  2. Hope that there’s something funny when I am talking to someone and there’s anyone around to listen.
  3. Share what i read at Nguping Jakarta to anyone else.
  4. Create some funny imaginary conversations at Jakarta so it can be shown at Nguping Jakarta.
  5. Threaten someone who said something stupid that his/her words will be published at Nguping Jakarta.

Haven’t heard Nguping Jakarta yet? Visit below site.

Nguping Jakarta

Kenapa Jakarta lebih baik dari Hongkong? [Perjalanan]

Tuesday, June 3rd, 2008

Untuk pertama kalinya dalam sejarah blog ini, saya menulis blog dari luar negeri, tepatnya di Hongkong. Kenapa saya di Hongkong? Karena saya dan ketiga teman saya mengikuti pelatihan di HP Training Center 2-6 Juni 2008.  Sekarang hari ketiga saya di Hongkong (karena saya datang dari hari Minggu) dan menemukan beberapa kekurangan Hongkong dibandingkan Jakarta. Meskipun ada juga kelebihan Hongkong dibandingkan Jakarta (MTR atau subway di sini membuat busway terlihat seperti mainan anak-anak), namun kita tidak membahas itu di posting yang ini. Jadi berikut kelebihan Jakarta :

  1. Makanan. Saya omnivora, namun teman-teman saya yang lainnya kesulitan mencari makanan yang halal. Pilihannya kalau enggak fastfood, adalah junkfood :D
  2. Barang. Kemarin rombongan kami pergi ke Mong Kok untuk berbelanja dan menemukan bahwa barang-barang di sana bisa terlihat seperti dibeli di Tanah Abang dengan kualitas yang sama dan mungkin bahkan lebih murah. Jadi tidak ada dari kami yang berbelanja sama sekali, tapi mungkin juga karena rombongan kami laki-laki semua.
  3. Gadget frenzy. Oke, mungkin di Jakarta sudah mulai terkena juga gadget frenzy ini, namun belum separah orang di sini. Orang-orang berjalan dengan tempelan di kupingnya atau asyik memandangi PSP mereka untuk bermain. Where’s the love, man?
  4. Kecepatan hidup. Saya, sebagai orang yang merayakan hari kura-kura, menganggap orang di sini bergerak terlalu cepat. Di eskalator, mereka tetap berjalan dan menyalip orang di depannya (ya iyalah, namanya juga tangga berjalan), dan kaki-kaki mereka bergerak seperti sedang ikut olimpiade jalan cepat.
  5. Telekomunikasi. Di sini telekomunikasi mahal. Harga sekali sms setara dengan sembilan ratus rupiah. Itu ke sesama ke operator. Kalau ke lain operator, beda lagi harganya.

Jadi memang lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang =D