Archive for the ‘Inspiration’ Category

Pekerjaan di Atas

Monday, May 4th, 2009

image061

Entah kenapa peringatan di atas, membuat hati saya melonjak. Bukan gara-gara saya belum pernah melihat tanda seperti itu sebelumnya, tapi gara-gara peringatan itu ada di gereja Katedral Jakarta yang memang sedang melakukan renovasi.

Mungkin cuma pikiran yang terlintas saja dalam benak saya waktu itu, tapi “pekerjaan di atas” memiliki makna lain. “Pekerjaan di atas” bisa diartikan sebagai karya Kerajaan Allah yang ada di dunia ini. Jadi kenapa kita mesti hati-hati?

Ya, kita mesti hati-hati dengan apa yang kita miliki, baik dalam bentuk harta maupun bakat dan talenta, karena masih ada “pekerjaan di atas”. Hati-hati jangan terlalu terikat dengan kepunyaan kita, dan melupakan bahwa ada pekerjaan yang lebih penting. Pekerjaan yang meminta kita turut serta berpartisipasi sebagai individu untuk mewujudkannya.

Jadi, jangan lupa untuk selalu ingat masih ada pekerjaan di atas, dan kita berperan untuk mewujudkannya. Atau jangan-jangan kita sudah lupa?

Willie Smits talks at TED

Wednesday, March 4th, 2009

More about Willie Smits at TED 2009, talking about orangutan and the destruction about our forest in Kalimantan.

Link

Willie Smits and Orangutan

Saturday, February 21st, 2009

Got this from here. Television should broadcast more about them than some divorce and artist affair. It’s good for everybody. Here’s some excerpt from that blog.

Willie Smits lives in Borneo, Indonesia, where he works as a forrester and microbiologist. But he’s better know as the guy who saves orangutans. And if his projects continue to succeed, he may be known as the man who saved Borneo.

Smits tells us about seeing “the saddest eyes I’ve ever seen” on the face of a baby orangutan in a cage in a Borneo market. Later that day, he found the animal, half dead, on a gargae heap - “of course, the cage had been salvaged.’ He nursed the orangutan back to life, and she lives in the sanctuary he maintains, with her children and grandchildren, some of the almost a thousand orangutan he cares for.

Orangutans are losing habitat to deforestation, and the deforestation comes from clearing old-growth rainforest and building oil palm plantations. Indonesia is madly planting oil palms to sell biofuels, and may be creating an environmental disaster in the process. The country is now responsible for more CO2 emissions than any nations but the US and China… and Indonesia has virtually no heavy industry. The damage comes simply from removing forests.

To save orangutans, Smits needs to save forests. To save forests, he’s trying an incredibly ambitious experiment - rebuilding a forest in Samboja Lestari, an area in eastern Borneo that had been turned into a biological desert through deforestation. With all large trees gone, all other plants died, leaving a waste of dry grasses… and desperate human poverty.

picture taken from here

Seems Like A Good Life

Tuesday, February 10th, 2009

Stop Worrying and Enjoy Your Life

Monday, February 9th, 2009

The buses in London have this sign on their body to promote atheism. It says,

There’s probably no God. So stop worrying and get on with your life.

Of course, this refer to so many rules of good behavior in religion that seems to prevent people of having fun. Well, I can also say,

There’s a God. So stop worrying and get on with your life.

Sepotong Puzzle Berwarna Hitam

Monday, February 9th, 2009

Sebagian besar dari kita pasti sudah pernah menyusun gambar puzzle. Mulai dari yang cuma 9 potongan sampai yang sudah 10000 potongan. Kalau sudah membuat puzzle yang besar, pasti mulai bingung kalau menemukan potongan-potongan yang warnanya hitam semua atau biru semua yang merupakan bagian dari langit malam atau siang yang cerah. Akan tetapi, kalau misalnya puzzle itu kurang potongan yang itu, maka semuanya terasa tidak pas, bolong dan tidak lengkap.

Rencana Tuhan bisa diibaratkan sebagai sebuah puzzle yang besar dan manusia adalah potongan-potongan dari rencana-Nya.

Berhubung kita hanya potongan puzzle yang tidak mengerti gambar keseluruhan, kita terkadang mengeluh kepada Tuhan dan bilang, “Tuhan, mengapa saya cuma seperti ini? Potongan hitam yang sama seperti yang lain. Kenapa saya tidak spesial?”

Yakinlah bahwa rencana Tuhan tidak akan komplit tanpa diri kita. Sepotong puzzle berwarna hitam yang melengkapi langit malam dan membuat keseluruhan gambar penciptaan sempurna.

Hal-hal Kecil yang Akan Kita Rindukan

Wednesday, January 21st, 2009

Saat salah seorang yang kita cintai meninggal dunia, apakah yang akan kita ingat dari dia? Meskipun dia adalah orang yang menemukan obat AIDS, atau orang yang membuat peraturan pelarangan sinetron di Indonesia, terkadang bukan hal-hal besar yang diingat orang, tapi hal-hal kecil yang dilakukan oleh orang itu yang sangat khas, sehingga saat hal-hal kecil itu kita lihat, yang terlintas dalam pikiran kita adalah orang yang sudah meninggalkan kita itu.

Nenek saya yang meninggal tahun lalu, mempunyai kebiasaan mengupas anggur. Bukan kebiasaan yang aneh memang,  tapi di keluarga kami tidak ada yang mengupas anggur selain nenek saya. Jika diberi anggur, dia akan mengupas semua kulitnya terlebih dahulu baru kemudian memakannya satu persatu. Sekarang, setiap kali melihat anggur, entah kenapa saya terkenang pada memori manis dengan nenek saya itu.

Pernah suatu saat teman saya tiba-tiba menangis saat lagu Macarena diputar di radio. Bukan karena lagu itu begitu mengharukan, tetapi karena mendengar lagu itu, dia jadi teringat sahabatnya yang begitu membenci lagu itu. Teman saya bahkan sempat memberikan sahabatnya itu CD kompilasi 18 track lagu Macarena dan versi remixnya.

Oleh karena itu, kenanglah dan hargailah hal-hal kecil yang dilakukan oleh pasangan, keluarga, dan sahabat. Hal-hal kecil yang unik, lucu, dan terkadang menjengkelkan. Lagipula hidup itu adalah kumpulan dari momen-momen kecil seperti itu.

written by : Shirin

I Love My Wife

Tuesday, December 30th, 2008

Portia de Rossi and Ellen DeGeneres