Google Membuat Saya Menjadi Pemalas [Internet]

Google membuat saya menjadi pemalas. Mesin search engine terbesar di dunia ini memang mempermudah pencarian di dunia maya. Hanya dalam hitungan detik (kalau koneksinya lagi bagus), saya bisa mencari jawabannya di komputer atau bahkan di handphone saya. Berikut tujuh kemalasan saya setelah ada buah karya Larry Page dan Sergey Brin ini. Oh ya, saya maksud di sini tentu saja kemalasan yang dikaitkan dengan search engine, bukan dengan aplikasi google yang lain seperti gmail atau reader

  1. Malas menjawab pertanyaan orang. “Cari aja di google.” sudah menjadi mantra baku yang diucapkan kepada orang-orang yang bertanya kepada saya.
  2. Malas menulis jawaban yang panjang-panjang. Biasanya kalau ditanya di email dan saya sedikit rajin, saya akan memberikan link kepada orang yang bertanya atau copas jawabannya di email. Kalau saya malas, lihat poin 1.
  3. Malas berpikir kalau dikasih kuis. Contohnya kuis yang katanya paling susah ini. Google membuatnya menjadi yang tidak tersusah, karena sudah ada yang memikirkan solusi sebelumnya.
  4. Malas memencet kalkulator dan membuka aplikasi Calc milik XP. Fitur google kan ada kalkulator dan konversi. Ada lagi fungsi lain dari google yang membuat kemalasan-kemalasan bertambah banyak.
  5. Malas mengetik website google. Dengan firefox, kita tinggal memasukkan apa yang kita cari di search engine di pojok kanan atas.
  6. Malas bertanya. Malu bertanya bagi saya belum tentu sesat di jalan. Apalagi kalau jalannya ada google.
  7. Malas liat televisi atau baca koran. Mau tahu berita, ya cari dulu aja di google.

Gambar dicari di google dan diambil dari sini. Dibilang juga google membuat saya malas. Tapi kalau mau melihat google membuat orang rajin, tunggu lihat di sini (menunggu review).

Tags:

5 Responses to “Google Membuat Saya Menjadi Pemalas [Internet]”

  1. Google Membuat Saya Rajin » caplang[dot]net Says:

    [...] ada juga yang menjadi malas karena google, contohnya di sini. Filed under: Indonesia, Internet. Tagged with: google, [...]

  2. bayu Says:

    yang e. itu shortcutnya CTRL+K.

  3. Mayanksari Says:

    Popo dan Koko apakah bersaudara?
    Koko lahir di Inggris dan Popo lahir di Papua?
    sehingga Bahasa Indonesia menggantikan bahasa Inggris?

  4. Melisa Sriwulandari Says:

    Satu lagi tambahan enaknya Google: Google translate. Jadi bisa baca pattern/halaman yg pakai Bhs Jepang.

  5. Apakah blog lebih baik daripada buku? : : LPLPX.COM : Lifehacking in Indonesia Says:

    [...] lagi saya mengkontradiksi diri saya sendiri, seperti posting ini vs posting ini. Saya menulis ini sebab saat google reader saya penuh tiap hari senin karena [...]

Leave a Reply